Bupati Situbondo Lantik 26 Pejabat JPT Pratama 2026, Mas Rio: Bentuk “Dream Team” untuk Situbondo Naik Kelas

Bupati Situbondo Lantik 26 Pejabat JPT Pratama 2026, Mas Rio: Bentuk “Dream Team” untuk Situbondo Naik Kelas

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo resmi melakukan penyegaran birokrasi besar-besaran di awal tahun 2026. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (yang akrab disapa Mas Rio), melantik dan mengambil sumpah jabatan 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau setingkat Eselon II di Pendopo Rakyat Situbondo, Jumat (16/1/2026).

Pelantikan ini merupakan hasil dari uji kompetensi yang dilakukan pada Desember 2025 lalu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang lebih progresif.

Fokus pada “Super Team”, Bukan “Superman”

Dalam sambutannya, Bupati Mas Rio menekankan bahwa rotasi dan mutasi jabatan ini bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya membangun human capital investment. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antar-satker untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan.

“Yang ingin saya bangun adalah super team, bukan superman. Semua harus saling mendukung, bergerak bersama, dan fokus pada hasil nyata untuk masyarakat Situbondo,” tegas Mas Rio di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Daftar Pejabat JPT Pratama yang Dilantik

Dari total 26 pejabat yang diambil sumpahnya, beberapa nama menempati posisi strategis baru, di antaranya:

Nama PejabatJabatan Baru
Sugeng YuwonoKepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Fathor RakhmanKepala BKPSDM Situbondo
Dwi Herman SusiloKepala Dinas Kesehatan
Prio AndokoKepala Diskoperindag
SamsuriAsisten Administrasi Umum (Asisten III)
Sruwi HartantoKepala Satpol PP
Sopan EfendiKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Abdul Kadir JaelaniKepala Dinas PUPP

Lima Jabatan Strategis Masih Kosong

Menariknya, dalam pelantikan kali ini, Mas Rio sengaja mengosongkan lima kursi pimpinan OPD, termasuk sektor prioritas seperti Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan serta Dinas Perikanan & Peternakan.

Hal ini dilakukan karena Pemkab Situbondo berencana menggelar mekanisme Open Bidding (lelang jabatan terbuka) untuk mendapatkan figur yang benar-benar kompeten dan inovatif di sektor-sektor penggerak ekonomi tersebut.

Optimisme Pelayanan Publik 2026

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum “tancap gas” bagi birokrasi Situbondo dalam menjalankan program kerja tahun anggaran 2026. Dengan komposisi baru ini, Pemkab Situbondo optimistis dapat memberikan pelayanan publik yang lebih responsif dan profesional.